Waktu masih muda, aku ini revolusioner dan aku selalu berdoa: “Tuhan,
berilah aku kekuatan untuk mengubah dunia!”
Ketika aku sudah separuh baya dan sadar bahwa setengah hidupku
sudah lewat tanpa mengubah satu orang pun, aku mengubah doaku menjadi:
“Tuhan, berilah aku rahmat untuk mengubah semua orang yang berhubungan
denganku: keluarga dan kawan-kawanku, dan aku akan merasa puas.”
Sekarang ketika aku sudah menjadi tua dan saat kematianku sudah
dekat, aku mulai melihat betapa bodohnya aku. Doaku satu-satunya
sekarang adalah: “Tuhan, berilah aku rahmat untuk mengubah diriku
sendiri.” Seandainya sejak semula aku berdoa begitu, maka aku tidak
begitu menyia-nyiakan hidupku!’
- Setiap orang berpikir mau mengubah umat manusia. Hampir tak seorang
pun berpikir bagaimana mengubah dirinya sendiri -
0 responses so far ↓
There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.
Tinggalkan Komentar