Blognya lulusan SMAN Tegal tahun 80

Reuni menjadikan Kesatuan dan Persatuan ALUMNI Th 80 SMA NEG TEGAL

Mei 19, 2008 · Tidak ada Komentar

Dear : all my alumni SMA Neg 1 Tegal
Pertama saya angkat topi setinggi tinggi nya atas
upaya TANTY yang tak mengenal lelah dalam mencapai
tujuan, semoga semua teman teman alumni SMA Neg 1
Tegal khususnya angkatan tahun 1980 IPA dapat menerima
bahwa usaha TANTY adalah mulia.
Dan 5 tahun saya merasa sudah waktunya kita kumpul
untuk bertemu muka merapatkan barisan agar semua cita
cita tercapai. dan kepada yang kena smash uber maupun thomas,
lapangkanlah dada, bahwa ini adalah suatu cobaan untuk
mencapai cita cita besar.

dan saya sangat setuju REUNI diselenggarakan.
mengingat sudah 5 tahun kita lalui, reuni terakhir.
waktunya kumpul kembali. bukan saja via email kita sebarkan pemberitahuan ini,
tetapi semua pihak harus ikut serta aktif dalam
menyebarkan berita REUNI.

dan sekali lagi mari kita berkumpul menjadikan REUNI
terbaik yang telah dilaksanakan.

all the best

GYONG GYONG TEGAL

 

 

→ No CommentsKategori: kumpul-kumpul

mengubah dunia dengan mengubah diri sendiri

Mei 19, 2008 · Tidak ada Komentar

 

Jakwirs, ini ada cerita sufi sederhana dari milis sebelah untuk bahan renungan di hari libur Kebangkitan Nasional eh salah ya….
Sufi Bayazid bercerita tentang dirinya seperti berikut ini:

Waktu masih muda, aku ini revolusioner dan aku selalu berdoa: “Tuhan,
berilah aku kekuatan untuk mengubah dunia!”

Ketika aku sudah separuh baya dan sadar bahwa setengah hidupku
sudah lewat tanpa mengubah satu orang pun, aku mengubah doaku menjadi:
“Tuhan, berilah aku rahmat untuk mengubah semua orang yang berhubungan
denganku: keluarga dan kawan-kawanku, dan aku akan merasa puas.”

Sekarang ketika aku sudah menjadi tua dan saat kematianku sudah
dekat, aku mulai melihat betapa bodohnya aku. Doaku satu-satunya
sekarang adalah: “Tuhan, berilah aku rahmat untuk mengubah diriku
sendiri.” Seandainya sejak semula aku berdoa begitu, maka aku tidak
begitu menyia-nyiakan hidupku!’

- Setiap orang berpikir mau mengubah umat manusia. Hampir tak seorang
pun berpikir bagaimana mengubah dirinya sendiri -

→ No CommentsKategori: filsafat

artikel sma tegal 80 di KoKi

Mei 17, 2008 · Tidak ada Komentar

Juwita berhasil ngumpulin beberapa tulisan untuk mengenang jasa guru-guru kita (renungan hardiknas) dan dimuat di KoKi yang tampil dengan format baru. Silakan klik :  http://community.kompas.com/index.php/read/artikel/25

→ No CommentsKategori: pengalaman hidup

Foto-foto saat Anitya Rustati mantu –

Mei 5, 2008 · Tidak ada Komentar

Ini foto-foto saat Anitya Rustati mantu.

(difoto dan dikirimkan oleh Gyong2, diedit / di-pdf-kan oleh arko..

anitya-pdf

→ No CommentsKategori: kumpul-kumpul

Tulisan - made by Tegal - made in Australia

Mei 5, 2008 · Tidak ada Komentar

Rekans, ini tulisan rekan kita yang saat ini bermukim di Australia.

sydney-q-free

→ No CommentsKategori: pengalaman hidup

Jeruk Bali Kikis Kolesterol

Juni 7, 2007 · Tidak ada Komentar

Jeruk Bali Kikis Kolesterol, Lindungi Jantung Natural Healing Tue, 22 May 2007 14:53:00 WIB Jeruk bali bermanfaat bagi kesehatan. Kandungan pektinnya lebih banyak dibandingkan dengan jeruk jenis lain. Pektin inilah yang dipercaya mampu menurunkan kolesterol sekaligus mengurangi risiko sakit jantung. Hampir semua orang kenal jeruk bali. Rasa dan bentuknya khas. Kulitnya sering dimanfaatkan anak-anak di pedesaan sebagai bahan baku mobil-mobilan. Daging buahnya yang segar dan banyak mengandung air, bisa langsung dimakan setelah dikupas atau sebagai campuran salad maupun rujak. Buahnya yang berwarna putih dapat dijadikan manisan setelah dibuang bagian kulit luarnya yang banyak mengandung kelenjar minyak. Di Vietnam, bunganya yang harum digunakan untuk membuat parfum. Bukan hanya itu, kayunya juga sering dimanfaatkan untuk gagang perkakas alat dapur. Jeruk bali bermanfaat menurunkan kolesterol dan melawan penyakit jantung. Kenyataan tersebut diungkapkan peneliti asal Israel seperti yang dirilis di berbagai situs kesehatan dunia. Penelitian tersebut melibatkan 57 orang dengan kadar kolesterol tinggi dan baru menjalani operasi bypass pembuluh darah koroner. Kandungan lemak yang sangat tinggi menyebabkan tubuh pasien kebal terhadap obat-obatan yang biasa dipakai untuk menurunkan kadar kolesterol. Pasien-pasien tersebut kemudian dibedakan menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama diberi hidangan jeruk bali dengan daging buah berwarna merah selama 30 hari berturut-turut. Kelompok kedua diberi jeruk bali warna putih. Kelompok terakhir tidak diberi jeruk bali sama sekali. Hasilnya, pasien kelompok pertama dan kedua sama-sama mengalami penurunan lemak darah, sedangkan pasien di kelompok terakhir tidak mengalami perubahan apa pun. Diketahui pula bahwa jeruk bali merah diyakini lebih efektif menurunkan kadar lemak, khususnya trigliserida. Kandungan likopen jeruk bali berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Menurut para peneliti, daging buah segar maupun jusnya memiliki manfaat yang sama. Temuan-temuan ini dilaporkan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry. Antibakteri Para ahli dari Universitas Jagiellonian, Polandia, menemukan, ekstrak jeruk bali mengandung antibakteri dan antioksidan yang bisa “menenangkan” sistem getah perut untuk membantu proses penyembuhan. Dr. Thomas Brzozowski, ketua penelitian, menyarankan agar para penderita tukak lambung memasukkan jeruk ke dalam diet mereka meski secara alamiah mengandung asam. Selama ini penderita luka lambung diminta tidak memasukkan jeruk ke dalam diet mereka, tetapi penelitian ini justru menyarankan sebaliknya. Ekstraknya diyakini bisa mengurangi kadar enzim COX-1 dan COX-2 yang ada dalam obat-obatan. Kondisi ini memainkan peran utama dalam upaya penybuhan lambung. Para peneliti yakin ekstrak jeruk bali mampu menyatu dengan kedua enzim itu dalam proses penyembuhah lambung. Tak hanya bermanfaat menjaga kesehatan jantung dan lambung, jeruk bali juga baik untuk kesehatan gusi karena kadar vitamin C-nya tinggi. Hal ini diungkapkan Peneliti di Universitas Friedrich Schiller, Jerman, yang menemukan kaitan kesehatan gusi pada mereka yang banyak mengonsumsi jeruk bali. Penelitian melibatkan 58 responden yang mengalami kerusakan gusi yang cukup parah. Kenyataannya, jeruk bali membawa dampak positif setelah dikonsumsi setiap hari selama sekitar dua minggu. Bahkan, dampak positif itu juga berlaku bagi perokok maupun bukan perokok. Seperti diketahui merokok adalah salah satu penyebab utama kerusakan gusi. Manfaat lain jeruk bali, yakni membersihkan sel darah merah yang telah tua didalam tubuh dan menormalkan hematokrit (persentase sel darah per volume darah). Sekaligus sebagai sumber antioksidan penangkal kanker. Jus Paling Favorit Selain dikonsumsi segar, jeruk bali sering diolah dalam bentuk jus. Saat membuat jus, Anda dapat mencampur jeruk bali dengan bahan atau buah lainnya, sehingga rasanya jadi lebih nikmat. Berikut contoh meramu jeruk bali yang balk untuk kesehatan: Sumber vitamin C dan penurun kolesterol Konsumsi dua “siung” (helai dalam buah) jeruk bali ukuran sedang setiap hari untuk mendapatkan manfaatnya secara maksimal. Minuman antioksidan dan antikanker Ambil satu buah jeruk bali ukuran sedang yang telah dikupas dan dibuang isinya. Masukkan ke dalam blender, tambahkan air secukupnya. Dapat juga ditambahkan satu sedok madu dan buah lainnya seperti mangga atau pir. Cara lain, ambil satu buah jeruk bali ukuran sedang yang telah dikupas dan dibuang isinya, dan 1 cm jahe kupas. Masukkan seluruh bahan tersebut ke blender dengan ditambah sedikit air. Manisan Potong-potong daging kulit jeruk bali (kulit luarnya dibuang) berbentuk juring, rebus dengan api kecil selama 60 menit. Buang air rebusannya, tiriskan, lalu timbang. Siapkan gula pasir sama beratnya dengan berat kulit jeruk yang telah direbus. Taruh kulit jeruk rebus dalam panci, bubuhi air hingga terendam seluruhnya, tambahkan gula pasir. Rebus di atas api kecil sambil sesekali diaduk sampai menjadi sirop pekat. Angkat, biarkan kulit jeruk tetap terendam dalam sirop semalaman. Esoknya, masak lagi di atas api kecil hingga sirop gula hampir habis. Keluarkan kulit jeruk dari sirop, hamparkan di atas nyiru, jemur hingga setengah kering. Potong-potong kecil panjang, masukkan ke dalam wadah tertutup. Agar tahan lama (1 bulan), simpan dalam lemari es. Selain disantap sebagai kudapan, manisan kulit, jeruk bali bisa dicampurkan ke dalam adonan cake, terutama untuk menggantikan manisan sukade atau kulit jeruk parut. Manisan kulit jeruk yang dicampur manisan kering buah-buahan akan memperkaya cita rasa fruitcake. Campuran salad buah Siapkan 200 gram pepaya, 200 gram apel, 200 gram nanas, 200 gram melon (semuanya dipotong dadu), dan jeruk bali ukuran sedang yang telah dikupas, dibuang isinya, dan dipotong-potong sesuai selera. Tambahkan stroberi dan kiwi untuk hiasan. Siapkan juga bahan dressing, campuran alpukat yang telah diblender halus dengan mayones. Tambahkan empat sendok madu, kocok dengan mikser sampai rata, beri air secukupnya, lalu aduk rata. Bahan buah segar diatur dalam mangkuk atau piring, kemudian disiram dengan dressing. Kandungan Jeruk Bali Likopen Kandungan likopen pada jeruk bali cukup tinggi, yaitu 350 mikrogram per 100 gram daging buah. Jika bersinergi dengan betakaroten (provitamin A) yang banyak terdapat pada jeruk bali, likopen bisa berperan sebagai antioksidan. Pektin Jeruk bali mengandung pektin jauh lebih banyak dibandingkan dengan jenis jeruk lainnya setelah dijus. Satu porsi jus jeruk bali mengandung lebih dari 3,9 persen pektin. Setiap 15 gram pektin dapat menurunkan 10 persen tingkat kolesterol. Berarti jeruk bali dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Zat aktif pembersih darah Jeruk bali dipercaya mengandung zat aktif yang dapat membersihkan sel darah merah yang telah tua di dalam tubuh dan menormalkan hematokrit, yaitu persentase sel darah per volume darah. Tingkat hematokrit normal pada wanita adalah 37-47 persen, sedangkan laki-laki 40-54 persen. Rendahnya hematokrit akan menyebabkan anemia, tetapi jika sangat tinggi dapat memicu penyakit jantung karena darah jadi mengental. Kalium Jeruk bali (gravefruit) merupakan sumber kalium, vitamin A (440 IU), bioflavonoid, dan likopen (350 ug/100g). Hasil penelitian, jeruk bali termasuk antikanker yang sekaligus menyehatkan prostat. Vitamin C Seperti jeruk lain, jeruk bali adalah sumber vitamin C (350 mikrogram per 100 gram daging jeruk). Vitamin C sangat baik sebagai sumber antioksidan. Perokok dianjurkan untuk mengosumsi jeruk bali dua “siung” (helai dalam buah) setiap hari. Penigkatan kadar vitamin C di dalam darah mampu memperbaiki jaringan yang rusak, bahkan kanker, akibat tidak stabilnya molekul radikal bebas karena rokok dan polusi udara. Sumber: Senior

→ No CommentsKategori: kesehatan

The Amazing Child

Mei 23, 2007 · Tidak ada Komentar

Jakwirs semua, Sekedar info saja.

Selamat berlibur.

 Trims

Nur ‘Cucu’ Sutjahyo

——————————————————————— 

The Amazing Child Doktor Sayid Muhammad Husein Thabathaba’i Anak termuda yang hafal seluruh Al Quran, penerjemah Al Quran termuda dan pelajar Hauzah Ilmiah Qom yang paling belia. Anak pertama yang mampu menyampaikan semua keinginan dan percakapannya sehari-hari dengan menggunakan ayat-ayat suci Al Quran. Anak pertama yang berhasil menghafal seluruh Al Quran dengan metode isyarat. Anak pertama yang bisa dengan mudah menghubungkan satu ayat dengan lainnya dan menafsirkan ayat Al Quran dengan cara itu. Anak pertama yang dapat menjawab semua pertanyaan dengan menggunakan ayat-ayat suci Al Quran. Anak pertama dari negeri Iran yang berhasil memperoleh titel Doktor kehormatan dari salah satu universitas Inggris di usianya yang ketujuh VCD ini menjadi bukti bagi mereka yang ragu akan keagungan para penghafal Al Qur’an . Suasana dalam ruangan itu mendadak hening …para syaikh, hafidz, mufassir & jamaah lainnya menahan pembicaraan. Perhatian mereka tertuju pada sosok bocah yang sedang duduk bersila dengan tenang …dihadapan mereka . Tatapan matanya yang bulat & jernih menyapu ratusan hadirin yg berjubel ….wajahnya yg polos tampak berseri…memancarkan kharisma yg kuat ….senyumnya tipis membuat gemas siapapun yg memandang . Ya bocah itu bukan bocah biasa…sejak beberapa bulan terakhir …ia menjadi buah bibir kaum muslimin Iran . Dalam usianya yg masih balita ( 5 thn ) ia sudah hafal Al Quran beserta maknanya . Bahkan dalam kesehariannya ia berbicara dengan bahasa Al Quran. Namanya Muhammad Husein bin Thoba Thoba’i . Di depan namanya ada kata Sayyid….itu artinya ia termasuk salah satu Zurriyat Rasululloh ….orang2 menjuluki The Amazing Child …Si Bocah Ajaib . Duduk di sampingnya adalah sang Ayah …Sayyid Thoba Thoba’i …sedang berbicara … Seperti saudara2 ketahui…anak saya telah hafal Al Quran di usia balita lengkap dgn terjemahannya. Kami mengajarkan Al Quran sejak ia berumur 2 tahun 4 bulan …sebagian kami sendiri yang mengajarkannya …dan sebagian yang lain …..dia menguasai sendiri …..misalnya berbicara dgn bahasa Al Quran ….Alhamdulillah dia bisa dgn sendirinya . Ia selalu berbicara dgn bahasa Al Quran baik di dalam rumah maupun di luar rumah . Jika dibacakan sebuah kalimat dari Al Quran …ia mampu menjelaskan bahwa kalimat itu ada dalam surah ini …ayat sekian …juz sekian & berada di halaman sekian . Ia juga hafal tulisan yang berada diawal halaman & 5 halaman berikutnya . Bahkan ia hafal kalimat atau ayat2 yg serupa secara lafadz & maknanya … Sekarang ….saudara dapat bertanya langsung kepadanya tentang suatu ayat …dan tanyakan itu surah apa ….ayat berapa & di juz berapa ……. Atau bacakan kepadanya suatu terjemahan ayat ….lalu minta kepadanya untuk menyebutkan ayatnya atau menanyakan suatu tema dalam Al Quran ….. Insya Alloh …ia dapat menjelaskannya . Seorang jama’ah langsung mengangkat tangannya …tanpa dipersilahkan lebih lanjut ia bertanya dengan membaca sebuah ayat ….lantas sang ayah membacakan kembali ayat tsb kepada Husein ….. “ Wa atainahul hukma shabiyya …ayat ini di surat apa ? “ tanya sang ayah … dengan spontan Husein menjawab : “ Surah Maryam “ “ Juz berapa ? “ “ Juz ke 16 “ “ Terletak dihalaman berapa dalam surah Maryam ? “ “ Dihalaman pertama “ “ Apa arti ayat tsb ? “ “ Dan kami telah anugerahkan hukum kepadanya ketika masih dalam gendongan “ “ Ahsantum ! ….Bagus ! “ kata sang ayah …..” Sekarang bacalah beberapa ayat setelahnya “ perintah sang ayah . Maka si bocah meneruskannya hingga 3 surah selanjutnya ……..untaian firman Alloh itu mengalir lancar dari bibirnya.suaranya jernih …lafadznya fasih …hadirin menahan nafasnya . Sang ayah kembali bertanya : “ Dalam Al Quran terdapat ayat yg menyebutkan bahwa Nabi Isa yg masih bayi berdialog dengan umat seperti orang dewasa …Nah ayat ini ada di surah apa ? “ “ Di surah Ali Imron Juz ke 3 “ “ Sebutkan ayatnya “ kata sang ayah Sayyid Husein membacanya dgn lancar …dilanjutkan dgn artinya . Lalu Sayyid Thoba Thoba’I kembali memuji putranya : “ Bagus , semoga Alloh memberkatimu “ Sementara itu seorang guru membacakan surah Al Qur’an yang kemudian dibacakan kembali oleh sang ayah . “ Wakhfidh lahuma janahadz dzulli ….ayat itu ada di surah apa ? “ tanya sang ayah . Tanpa berfikir panjang Sayyid Husein menjawab : “ Al Isro “ “ Juz berapa ? “ “ Ke 15 “ “ Dihalaman berapa ? “ “ Ke 3 “ “ Sekarang ucapkan artinya “ “ Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dgn penuh kesayangan dan ucapkanlah : Wahai Tuhanku kasihilah mereka keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku di waktu kecil “ ( Al Isro : 24 ) “ Lanjutkan ayat2 berikutnya “ pinta sang ayah lagi . Lagi2 dgn suaranya yang jernih , ia membacakan surah Al Isro hingga 2 ayat berikutnya . Hadirin mulai tidak tenang …mereka terus menerus mengucapkan lafadz takjub “ Masya Allooooh “ . Pertanyaan tak berhenti sampai disitu …hadirin semakin penasaran …seseorang yg tampaknya sengaja datang dari jauh …sengaja datang hanya untuk melihat keajaiban itu . Ia bertanya berdasarkan ayat Al Qur’an yg ia buka secara acak . “ Wahai sayyid , surah apakah yg saya bacakan ini …. Tsumma qila lahum aina ma kuntum tusyrikun ? “ “ Az Zumar “ kata sayyid Husein sambil tersenyum “ Juz berapa ? “ “ Ke 24 “ “ Di halaman berapa dalam Az Zumar ? “ “ 8 “ “ Apa arti kata Zumaro ? “ “ Berbondong – Bondong “ “ Bacalah kembali ayat tadi & lanjutkan dgn ayat berikutnya “ Dengan lancar Sayyid Husein membaca ayat tsb ….dan semua orang terpana. Sosok bocah ini seakan bersinar …menerangi hati kaum muslimin yg hadir …. ia memancarkan kharisma & kewibawaan …yang membuat orang lain mencintai dia . Diantara hadirin …ada yg menitikkan air mata krn haru ….ada pula yg sibuk membolak balik Al Quran untuk mencocokkan apa yg diucapkan si bocah . Kembali seorang jama’ah yg ahli computer bertanya : “ Di dalam Al Qur’an terdapat angka 3, 4, 5 & 6 …nah surat apa & ayat berapa itu ? “ Seperti komputer canggih …tanpa berfikir lagi Sayyid Husein menjawab yg artinya : “ Nanti ( ada orang yg akan ) mengatakan ( jumlah mereka ) adalah 3 orang , yang ke 4 adalah anjingnya & mengatakan ( jumlah mereka ) adalah 5 orang , yang ke 6 adalah anjingnya . ( Al Kahfi : 22 ) . Mendengar jawaban Sayyid Husein ….hadirin serentak melafadzkan : Masya Alloh …Lahawla wala kuwata illa billah .. Betapa tidak , seorang pakar komputer sekalipun perlu beberapa waktu untuk menemukan ayat tsb ..paling tidak beberapa menit …tapi Sayyid Husein dapat langsung menjawabnya . Jama’ah yg tadi seakan tidak puas …Ia kembali bertanya : “ Apakah ada ayat lain yg menyebutkan angka selain 3, 4, 5, 6 ? “ Setelah beberapa detik …Sayyid Husein menjawab : “ Dengan 5000 malaikat yg memakai tanda , itu surah Ali Imron ayat 125 “ “ Adakah angka yg lebih dari itu ? seperti 100.000 bahkan diatasnya ? “ “ Dan kami utus dia kepada seratus ribu orang atau lebih , itu surah As Shoffat : 147 “ Masya Alloh …..teriak jamaah berbarengan . Di sela-sela dialog tsb …Sayyid Thoba Thoba’I bercerita bagaimana Al Qur’an sangat mewarnai tingkah polah putranya tsb . Seseorang pernah bercerita kepada kami bahwa dirinya memohon doa darinya & dijawabnya dgn membaca ayat : Saufa Astagfiru Lakum Robbi … kemudian orang itu menyinggung masalah taufiq dan dijawabnya : Wa ma taufiqi illa billah …alaihi tawakaltu wa ilaihi unibu … Kemudian beberapa minggu lalu ..Al Haj Ali …seorang hafidz … datang bertamu ke rumah kami untuk bertemu & menguji kemampuannya . Diakhir pertemuan itu ..beliau mengajaknya untuk menghadiri sebuah acara , beliau bertanya : “ Apakah kamu mau menghadirinya ? “ ia menjawab : “ Kalau ayahku mengizinkan …aku akan datang ….” Ulama itu kembali berkata : “ Aku akan membelikan kamu baju bagus supaya kamu kenakan, apakah kamu senang dengannya ? “ Anak saya menjawab : “ Walibasut Taqwa Dzalika Khair ( Pakaian Taqwa adalah yg Terbaik ) …mendengar ayahnya menceritakan hal ini …Sayyid Husein tersipu malu . Sayyid Thoba Thoba’i kemudian menceritakan pula bagaimana ia mendidik Sayyid Husein . Dengan merendah ia berkata : “ Sebenarnya saya sebagai seorang ayah tidak pantas berpesan sebagaimana yg anda inginkan . Tetapi disini saya atas nama seorang pengajar Al Quran akan berpesan kepada para bapak & ibu …bagaimana saya mengajarkan Al Quran kepadanya . Yaitu pada awalnya para bapak ibu sendiri ….harus memiliki perhatian khusus terhadap Al Quran . Di rumah harus sering membaca Al Quran …kalau tidak …jangan harap anak2 menjadi seorang penghafal Al Qur’an ..menjadi Qori yang mampu memahami makna Al Qur’an . Saya di rumah membiasakan berbicara menggunakan bahasa Al Qur’an dgn Husein , demikian juga ibunya ( yg setiap hari harus membaca Al Qur’an ) ….apalagi sbg hafidz …setiap hari kami harus membaca 2 Juz kurang lebih . Selaras dgn keahliannya di dunia, dia berada dalam lingkungan rumah yg Qur’ani… berdialogpun dgn Al Qur’an & pada akhirnya dia akan mengikuti lingkungannya ….. maka pelajarilah Al Qur’an . Di bagian akhir dialog , jama’ah meminta Sayyid Husein untuk memberikan sedikit nasihat . Sambil tersenyum dia berkata : “ Dan perintahkanlah kepada keluargamu ( untuk ) mendirikan Sholat “ Surah Thoha : 132 …Subhanalloh ….! Demikian tayangan sekitar 20 mnt VCD berjudul “ The Amazing Child “ produksi thn 2007 .

→ No CommentsKategori: psikologis dan keluarga

Jus Kurma untuk Demam Berdarah

Mei 22, 2007 · Tidak ada Komentar

From: Daryono@ikpt.com
Subject: Fw: Jus Kurma untuk Demam Berdarah..
Date: Wed, 14 Feb 2007 14:53:06 +0700
To: smategal80-an@googlegroups.com

Mungkin ini bisa dimanfaatkan oleh jakwirs kabeh

Sabtu, 10 Februari 2007

Sekali Lagi Soal Jus Korma SEHUBUNGAN dengan masih banyaknya telefon pada kami, baik yang mengucapkan terima kasih atas kesembuhannya, maupun yang bertanya perihal cara pembuatan jus korma untuk penyembuhan demam berdarah, maka pada kesempatan ini kami menerangkan tata cara dan takarannya sebagai berikut:

Untuk yang telah positif DBD menurut dokter, ambil 500 gram korma, buang bijinya lalu diblender dicampur dengan 5 gelas air, sampai lembut. Kemudian minumkan pada penderita setiap jam, satu gelas sampai habis.

Insya Allah dengan habisnya jus korma tadi, trombosit penderita normal kembali. Itu yang terjadi pada 7 orang keluarga kami dan juga puluhan orang yang mengucapkan terima kasih pada kami setelah pemuatan pertama di “PR” pada tanggal 25 Januari lalu dari ratusan yang telefon. Juga alhamdulillah kami telah mengetahui kandungan yang ada pada setiap 100 gram korma.

Agar yang lebih berkompeten dapat mempelajari mengapa jus korma mujarab untuk mengobati demam berdarah, yaitu mineral (calsicum 52mg, iron 1,2 mg, magnisium 50 mg, phosphorus 60 mg, patassium 667 mg. sodium 13 mg, choride 271 mg, sulphur 14,7 mg, manganese 4,9 mg, copper 2,4 mg, zinc 1,2 mg, cobalt 1,9 mg). Vitamin: vitamin A 90 IU, Tharmin B1 93 mg, Ripovlavine B2 144 mg, Biotin 4,4 microgram, Folio Acid 5,4 microgram, Niacin 2,0 mg, Ascorbic Acid 6,1 mg, Glucose 38,5 gms, Fructose 35,5 gms, Other Sugars 3,4 gms, Protein 2,35 gms, Fat 0,43 gms. Energi 323 cal.

Demikian yang tertulis dalam dus korma.

Ahmad Said Joban Jln. A. Yani 862 Bandung

Telf. 022-7274633

 http://www.pikiran- rakyat.com/ cetak/2007/ 022007/10/ 99suratpembaca. htm

→ No CommentsKategori: kesehatan

Berbagi Cinta (2)

Mei 22, 2007 · 1 Komentar

From: Daryono@ikpt.com

Subject: Fw: Berbagi Cinta

Date: Thu, 21 Dec 2006 10:12:32 +0700

To: smategal80-an@googlegroups.com

Ini cukup membuat saya trenyuh dan ini pula yang membuat saya ikut bercerita Tapi ini kejadiannya menimpa pada seekor binatang bukan pada sesama manusia seperti yang diceritakan pak Toni di atas Mungkin rasa berbagi cintanya sama , cuma beda objeknya Keluargaku terutama istriku suka seekor kucing Kucing yang kami pelihara itu sejak ia masih kecil sakit2-an ditelantarkan oleh sang induk Kami pelihara, kemudian tumbuh menjadi sehat, gemuk dan lucu sekali kalau melihat tingkah lakunya Jadi ada dua ekor tapi lain induk dan kami umpamakan kakak beradik Kemana saja ia pergi selalu berdua, tidur, bermain, bercanda…… lucu sekali Yang satu berwarna coklat, gemuk, bersih dan sehat Tapi kelihatan kasihan karena dia bisu tidak terdengar suaranya seperti kucing pada umumnya selalu meong.. meong.. kalau lagi lapar minta makan Cuma bersuara singkat ngek… ngek… Tidak nakal dan cukup jinak Yang satunya berwarna kehitam2-an , kurus dan panjang Si kurus ini yang selalu mengajak bercanda si coklat kalau sedang santai Mungkin dalam hati saya karena si coklat ini kan bisu…. jadi untuk membuat selalu ada dan ramai, si kurus selalu mengajak bermain dan bercanda Sehingga tampak ceria kedua duanya kalau sedang berdua Melihat tingkah lakunya aku sering gemes dan tertawa sendiri Ternyata binatang saja bisa membuat orang jadi terhibur Anakku dua2nya suka bermain dengan si coklat dan si kurus Di peluk, diangkat, diayun layaknya sepert anak kecil Setiap hari 3 kali makan, yang ini istriku yang selalu menyiapkan Sengaja beli “ikan cuek” atau titip tetangga yang pergi ke warung atau pasar Kalau sudah begini, saat paling ramai mereka dengan meong.. meongnya sangat berisik Tapi kalau lihat si coklat , karena dia bisu jadi cuma mondar mandir tidak seperti lainnya Ditambah lagi dengan dua ekor kucing dewasa yang setiap waktu makan tiba, dia akan datang dan minta jatah Tapi istriku melayani mereka2 layaknya anak2nya sendiri Setelah makan mereka akan pergi sendiri2, tinggallah dua ekor si coklat dan si kurus tidur di dalam rumah Beginilah setiap hari kami memperlakukan binatang ini seperti anak2 kecil yang sudah ditinggal orang tuanya Lucunya lagi setiap kali istriku pergi keluar rumah untuk suatu kepentingan misalnya ketetangga, ke warung atau kesuatu tempat Si coklat dan si kurus akan ikut dibelakangnya menguntit Setiap malam kami keluarkan, biar dia tidur di luar dan bermain di halaman Tapi setiap kali pintu di buka maka membuyarlah dia berebut masuk ke rumah Tapi sudah beberapa hari ini si kurus tidak kelihatan maka istriku mencari dan ketemu di depan rumah tetangga Tapi tampaknya ia sedang sakit lalu diangkat dan di bawa pulang Dilihat dan di perlakukan seperti anak kecil yang sedang sakit Tidak mau makan dan tengkurap saja posisinya di tempat yang dingin dan lembab Tampaknya dia sakit dibagian perut dalam hati mungkin ada yang meracuni ( perkiraan) Sampai saya perhatikan ia kuat tidak makan sampai 2 minggu lebih Badannya tambah kurus karena aslinya sudah kurus Tiba tiba si coklat juga tampaknya sakit tapi karena ia gemuk dan sehat tidak kentara Tapi malam itu istri bangun jam 03.00 untuk menunaikan kewajiban makhluknya kepada yang khalik Dan mencari cari kedua kucing kesayangannya kesemua sudut Tapi alangkah kagetnya ketika didapainya si coklat sudah terbujur kaku di belakang mesin cuci yang lembab karena habis hujan turun Istri tampak sedih aku dibangunin dari tidur dan melihat apa yang terjadi Benar bahwa si coklat yang menjadi lesayangan kami telah mati dengan mata melotot Sepertinya ia membawa beban berat atau sakit berat Kemudian aku angkat dan mencoba untuk menutup matanya supaya bisa merem Semua anak2ku aku bangunin untuk melihat yang terakhir kali kalau si coklat telah mati Dan menyaksikan penguburannya Aku tutup tubuhnya dengan selembar kain dan membuat lubang kubur di dalam rumah Waktu menunjukkan jam 03.30 aku melanjukan untuk mengambil wudhu dan sholat Sampai kisah ini saya tulis si kurus sudah beberapa hari yang lalu tampak sudah sehat makan seperti bisanya Dan ternyata si kurus sudah punya teman lagi Si coklat belang2 sebagai temannya pengganti si coklat yang mati Dan anehnya lagi coklat belang2 yang baru, ternyata tidak bisu melainkan cerewet maka kami sepakat menamakannya “si cerewet”

→ 1 CommentKategori: filsafat · psikologis dan keluarga

Berbagi Cinta (1)

Mei 22, 2007 · Tidak ada Komentar

To : Jakwirs,  
      Nggo sing durung maca.
      Salam kompak selalu.
      Toni.
     

From: jamil azzaini [jamil_azzaini@yahoo.com]
Sent:
Thursday, December 14, 2006 10:05 AM
To:
corporateforum_cd@yahoogroups.com
Subject:
[corporateforum_cd] Berbagai Cinta

Berbagi Cinta
Jamil Azzaini -
Kubik Leadership
Jakarta, Bila ada ajakan untuk berbagi, apa yang ada di pikiran anda? Berbagi dana, pakaian layak pakai, sembako, susu, makanan atau bentuk material lainnya. Jawaban itu boleh jadi karena pengaruh ide materilistik yang telah mengglobal. Mengukur segala sesuatunya dengan ukuran yang bersifat material dan kasat mata. Pengalaman nyata dari ayah angkat saya mungkin bisa menjadi pelajaran bahwa berbagi tidaklah mesti berbentuk material.Setiap tahun, ayah angkat saya punya kebiasan berkeliling ke berbagai panti asuhan dan rumah anak yatim. Kunjungan biasanya dilakukan dua kali. Awal bulan Ramadhan dan akhir bulan Ramadhan. Kunjungan pertama adalah survey untuk mengetahui kebutuhan panti asuhan atau rumah yatim. Kunjungan kedua membawa bantuan sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan

Ketika berkunjung ke salah satu rumah yatim, ayah angkat saya bertemu dengan seorang bocah bernama Nina. Nina, apa yang anakku mau sayang begitu ayah saya membuka percakapan. Nina mau baju baru?, sepatu baru?, tas baru? Atau apa nak? tambah ayah saya. Nggak ah ntar om marah jawab Nina. nggak sayang, om tidak akan marah ayah saya menimpali. Nggak ah… ntar om marah Nina mengulang jawabannya.

Ayah saya berpikir, pasti yang diminta Nina adalah sesuatu yang mahal. Rasa keingintahuan orang tua saya semakin menjadi. Maka dia dekati lagi Nina sambil berkata, ayo nak katakan apa yang kamu minta sayang Tapi janji ya om tidak marah jawab Nina manja. Om janji tidak akan marah sayang tegas ayah saya. Bener om tidak akan marah sahut Nina agak ragu. Ayah saya menganggukkan kepala pertanda bahwa ia setuju untuk tidak marah

Nina menatap tajam wajah ayah saya. Sementara ayah saya berpikir, apa gerangan yang diminta oleh Nina. Seberapa mahal sich yang bocah kecil ini minta sampai dia harus meyakinkan bahwa saya tidak akan marah pikir ayah saya. Sambil tersenyum orang tua saya mengatakan ayo nak, katakan, jangan takut, om tidak akan marah nak.

Dengan terus menatap wajah ayah saya, Nina berkata; bener ya om tidak marah. Sekali lagi ayah saya mengganggukan kepala. Dengan wajah berharap-harap cemas, Nina mengajukan permintaanya om, boleh nggak saya memanggil ayah Mendengar jawaban itu, tak kuasa ayah saya membendung air matanya. Segera dia peluk Nina dan mengatakan tentu anakku.. tentu anakku…mulai hari ini Nina boleh memanggil ayah, bukan om Sambil memeluk erat ayah saya, dengan terisak Nina berkata terima kasih ayah… terima kasih ayah…

Hari itu, adalah hari yang tak akan terlupakan buat ayah saya. Dia habiskan waktu beberapa saat untuk bermain dan bercengkrama dengan Nina. Karena merasa belum memberikan sesuatu yang berbentuk material kepada Nina maka sebelum pulang, ayah saya berkata kepada Nina anakku, sebelum lebaran nanti ayah akan datang lagi kemari bersama ibu, apa yang kamu minta nak? Khan udah tadi, Nina sudah boleh memanggil ayah sergah Nina.

Nina masih boleh minta lagi sama ayah. Nina boleh minta sepeda, otoped atau yang lain, pasti akan ayah kasih. Sambil memegang tangan ayah saya, Nina memohon nanti kalau ayah datang sama ibu ke sini, saya minta ayah bawa foto bareng ayah, ibu dan kakak-kakak, boleh khan ayah?

Tiba-tiba kaki orang tua saya lunglai, dia terduduk, bersimpuh di depan Nina. Dia peluk lagi Nina sambil bertanya; buat apa foto itu nak? Tanpa ragu Nina menjawab Nina ingin tunjukkan sama temen-temen Nina di sekolah, ini foto ayah Nina, ini ibu Nina, ini kakak-kakak Nina. Ayah saya memeluk Nina semakin erat, seolah ia tak mau berpisah dengan seorang bocah yang menjadi guru kehidupan di hari itu.

Terima kasih Nina, walau usiamu masih belia kau telah mengajarkan kepada kami tentang makna berbagi cinta. Berbagilah cinta, karena itu lebih bermakna dibandingkan dengan sesuatu yang kasat mata. Berbagilah cinta, maka kehidupan anda akan lebih bermakna. Berbagilah cinta agar orang lain merasakan keberadaan anda di dunia.

Keterangan Penulis:
Jamil Azzaini
adalah Inspirator; Sukses-Mulia, Senior Trainer dan penulis buku Best Seller KUBIK LEADERSHIP; Solusi Esensial Meraih Sukses dan Kemuliaan Hidup

→ No CommentsKategori: filsafat · psikologis dan keluarga